Rabu, 02 November 2011


Dalam membentuk suatu SDM yang handal maka perlunya suatu hal organisasi yang sudah dimiliki sejak dini. Organisasi merupakan hal yang penting untuk mendapatkan pengalaman dalam berinteraksi dengan orang lain sehingga bisa membentuk suatu keterikatan atau hubungan dalam membangun suatu pekerjaan. Tanpa membentuk atau membangun suatu organisasi atau perilaku organisasi seseorang akan sulit ketika dia akan terjun ke dalam dunia pekerjaan. Karena dalam dunia pekerjaan kita tidak hanya membutuhkan kepintaran saja tetapi kita juga harus mempunyai skill dalam berorganisasi. Skill dalam berorganisasi penting karena nantinya akan dimanfaatkan untuk berinteraksi dengan perusahaan lain yang akan menjalin kerja sama. Jika kita tidak mempunyai pengalaman dalam berorganisasi maka biasanya kita tidak akan mengetahui bagaimana kita akan memulai suatu hubungan pekerjaan dengan perusahaan lain. Perilaku keorganisasian sangat penting dalam membangun suatu komunikasi, motivasi, dan dalam hal kepemimpinan.
1.      Komunikasi
Komunikasi bisa dibangun lewat perilaku keorganisasian yaitu kita dapat berkomunikasi dengan orang lain atau dengan konsumen yang belum kita kenal dengan lancar. Apabila ada salah seorang yang belum memahami tentang perilaku keorganisasian maka biasanya jika bertemu dengan orang baru atau bertemu dengan seorang konsumen maka akan bingung karena harus dimulai dari mana. Karena dalam berorganisasi, kita diberikan pembelajaran bagaimana kita berkomunikasi dengan orang yang tanpa dikenal dan kita juga harus bisa berkomunikasi dengan orang baru sebanyak – banyaknya sehingga kita tidak menjadi canggung dalam menghadapi lingkungan yang baru.
2.      Motivasi
Motivasi juga akan bisa dibangun melalui perilaku keorganisasian yaitu kita bisa memotivasi diri kita sendiri atau untuk orang lain. Dalam memotivasi kita diri sendiri, kita dapat membuat suatu target agar kita bisa mencapai tujuan tersebut sesuai dengan target. Atau kita apabila kita sendiri sedang jatuh maka agar bisa bangkit kembali kita memotivasi diri kita dengan melihat orang yang lebih baik dari kita. Melihat dari orang tersebut agar kita bisa menjadi lebih baik dari orang tersebut.  Selain itu, kita dapat memotivasi orang lain dengan cara memberikan suatu dorongan atau semangat kepada orang lain dengan memberikan suatu wejangan – wejangan atau nasihat yang bisa membangun dirinya untuk bangkit kembali.
3.      Kepemimpinan
Kepemimpinan juga bisa dibangun melalui perilaku keorganisasian yaitu kita bisa menjadi seorang pimpinan dalam suatu departemen tertentu atau dalam perusahaan. Dalam perilaku keorganisasian untuk menjadi seorang pemimpin atau pimpinan kita tidak hanya mempunyai suatu jabatan yang tinggi tetapi kita juga diajarkan untuk bagaimana kita memimpin perusahaan tersebut agar bisa mencapai target atau tujuan yang sudah ditentukan. Selain itu, kita juga bisa membuat suatu pemikiran bagaimana masa depan atau rencana pengembangan tentang perusahaan yang kita pimpin tersebut agar menjadi lebih baik lagi. Selain memikirkan suatu hal jangka panjang dalam belajar kepemimpinan kita juga dituntut bagaimana kita membangun suatu solusi untuk permasalahan yang terjadi dalam perusahaan itu sendiri.

            3 hal di atas merupakan suatu hal yang dapat kita peroleh dalam belajar suatu perilaku keorganisasian dan pasti akan digunakan dalam suatu lingkungan pekerjaan yang akan kita lakukan nantinya. Oleh karena itu untuk menjadi seorang SDM yang handal maka hendaknya kita berorganisasi atau belajar untuk memahami perilaku keorganisasian agar dalam masuk dunia pekerjaan kita tidak menjadi canggung dalam menghadapi dunia pekerjaan nantinya. Dalam belajar perilaku keorganisasian kita juga belajar dalam mengambil suatu keputusan yang baik. 


Isnainul Amanda Perwirasari
10.41010.0245

0 komentar:

Poskan Komentar